DOWNLOAD NOW!!
New Mikrotik versi 3.20 with CRACK in indowebster.com
Download disini
Friday, June 12, 2009
Saturday, June 6, 2009
Wednesday, May 27, 2009
Cara seting Mikrotik untuk Load balancing
source : mikrotik-id.blogspot.com
Download Tutorial ini
Saturday, March 21, 2009
Cara Memperoleh Page rank Google
Setelah beberapa lama tidak posting, akhirnya bisa juga saya menulis beberapa langkah dan tips memperoleh page rangking dari www.google.com. Sempat beberapa lama saya tak mengetahui berapa jumlah page rank web blog site kapanpun, dikarenakan update yang nota bene 3 bulan sekali bulan lalau pas mudik dan di kampung halaman masih kurang hotspot gratis jadinya harap2 cemas. Setelah berupaya mendapatkan jaringan wi-fi gratis, ahirnya datang juga berita bahwa belajar tutorial blogku mempunyai PR 3.
Tips Memperoleh Page Rank Google yang biasa saya lakukan ialah Rajin posting dan update blog serta gabung sebuah komunitas misalnya di mybloglog dan blog catalog. Cara menaikkan page rank blog seperti mendaftarkan situs / website ke blog direktory adalah salah satu cara mudah memperoleh page rank google. Tips menaikkan page rank juga yang biasanya disebutkan oleh para pakar seo yang menyebut diri mereka adalah jagoan seo adalah menebar link sana sini secara sehat, baik itu melalui tukaran link (Linl Exchange) maupun link blog dari satu arah contoh sederhana adalah dari web site atau situs penganut aliran dofollow link. Tetapi saya punya saran agar blog dofollow jangan dijadikan sebagai ladang spam dikarenakan para pemilik blog telah berbaik hati untuk memberikan link cinta kepada anda, oleh karenanya niat baik itu jangan sampai disalah gunakan.
Cara menaikkan page rank dari bantuan dofollow link. Dimana mencari dan memperoleh back link dari dofollow blog adalah salah satu solusi terbaik cepat ter-index di search engine seperti Google, Yahoo, dan MSN. Semakin cepat terindex di mesin pencari, semakin cepat juga anda memperoleh banyak traffic ke website anda dan tentunya akan menambah point tersendiri untuk dapat memperoleh page rank google yang tinggi.
Oleh beberapa teman menyarankan agar membeli domain yang telah mempunyai page rank saja sebagai alternatif cepat untuk mendaftar ke pay review misalnya tinggal memupuk beberapa saat. Memang sih langkah ini instant layaknya makan mie siap saji langsung siram pakai air panas beres. Semuanya itu memiliki alasan tersendiri yang menjadi hak asasi buat mereka. Intinya saya setuju2 aja.
Ada yang lebih aneh lagi ternyata page rank tiap halaman website berbeda-beda. Pada umumnya tiap postingan pagerank-nya lebih rendah dibandingkan dengan halaman utama blog anda. Dan menurut pengalaman saya mengamati selama ini bahwa halaman page rank saya kadang2 halaman tips belajar dan blog tutorial ber-page rank 1 dan kebanyakan yang berpagerank 2. Bahkan dan kebanyaan pula halaman page rank yang tak terdeteksi (n/a).
Page ranking memang fenomenal. Setelah september google melakukan update menyeluruh buat blog-blogku kalau tidak salah hitung 7 blog ada beberapa blog setelah mempunyai page rank pada akhir september 2008 ber-PR tiga dan dua mendadak berubah jadi n/a setelah google melakukan update lagi awal oktober. Bukan satu atau dua saja blog saya berubah drastis, seperti nokia edition yang sebelumnya berpage rank 1 bertambah jadi pr3 dan belajar autocad masih lempeng saja dan tak beranjak dari page rank dua dan blogku yang lainnya MEMANG SERBA AJAIB
Wednesday, January 7, 2009
Bikin DHCP Server di Mikrotik

DHCP Server adalah salah satu servis dari tcp untuk pemberian alamat IP secara otomatis ke perangkat jaringan,
berikut sekilas saya tuliskan konfigurasi nya :
1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@Waton] > ip dhcp-server print
Flags: X - disabled, I - invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif
Download Tutorial DHCP Server mikrotik
Thursday, December 4, 2008
Internet Protocol version 6 (IPv6) in Mikrotik
Internet Protocol version 6 (IPv6) is the next-generation Internet Protocol version designated as the successor to IPv4, the first implementation used in the Internet and still in dominant use currently[update]. It is an Internet Layer protocol for packet-switched internetworks. The main driving force for the redesign of Internet Protocol was the foreseeable IPv4 address exhaustion. IPv6 was defined in December 1998 by the Internet Engineering Task Force (IETF) with the publication of an Internet standard specification, RFC 2460.
IPv6 has a vastly larger address space than IPv4. This results from the use of a 128-bit address, whereas IPv4 uses only 32 bits. The new address space thus supports 2128 (about 3.4×1038) addresses. This expansion provides flexibility in allocating addresses and routing traffic and eliminates the primary need for network address translation (NAT), which gained widespread deployment as an effort to alleviate IPv4 address exhaustion.
IPv6 also implements new features that simplify aspects of address assignment (stateless address autoconfiguration) and network renumbering (prefix and router announcements) when changing Internet connectivity providers. The IPv6 subnet size has been standardized by fixing the size of the host identifier portion of an address to 64 bits to facilitate an automatic mechanism for forming the host identifier from Link Layer media addressing information (MAC address).
Network security is integrated into the design of the IPv6 architecture. Internet Protocol Security (IPsec) was originally developed for IPv6, but found widespread optional deployment first in IPv4 (into which it was back-engineered). The IPv6 specifications mandate IPsec implementation as a fundamental interoperability requirement.
In December 2008, despite marking its 10th anniversary as a Standards Track protocol, IPv6 was only in its infancy in terms of general worldwide deployment. A 2008 study by Google Inc. indicated that penetration was still less than one percent of Internet-enabled hosts in any country. IPv6 has been implemented on all major operating systems in use in commercial, business, and home consumer environments.
Download Tutorial ini
IPv6 has a vastly larger address space than IPv4. This results from the use of a 128-bit address, whereas IPv4 uses only 32 bits. The new address space thus supports 2128 (about 3.4×1038) addresses. This expansion provides flexibility in allocating addresses and routing traffic and eliminates the primary need for network address translation (NAT), which gained widespread deployment as an effort to alleviate IPv4 address exhaustion.
IPv6 also implements new features that simplify aspects of address assignment (stateless address autoconfiguration) and network renumbering (prefix and router announcements) when changing Internet connectivity providers. The IPv6 subnet size has been standardized by fixing the size of the host identifier portion of an address to 64 bits to facilitate an automatic mechanism for forming the host identifier from Link Layer media addressing information (MAC address).
Network security is integrated into the design of the IPv6 architecture. Internet Protocol Security (IPsec) was originally developed for IPv6, but found widespread optional deployment first in IPv4 (into which it was back-engineered). The IPv6 specifications mandate IPsec implementation as a fundamental interoperability requirement.
In December 2008, despite marking its 10th anniversary as a Standards Track protocol, IPv6 was only in its infancy in terms of general worldwide deployment. A 2008 study by Google Inc. indicated that penetration was still less than one percent of Internet-enabled hosts in any country. IPv6 has been implemented on all major operating systems in use in commercial, business, and home consumer environments.
Download Tutorial ini
Monday, November 3, 2008
DIAL UP SEEDY DENGAN MIKROTIK ROUTER
Tulisan ini hanya catatan kecil sebagai pengingat kalau speedy mikrotik saya bermasalah. pada setting ini, Mikrotik difungsikan sebagai router yang langsung mendial speedy.
Topologi yang digunakan sbb:
INTERNET —> MODEM ADSL —> MIKROTIK —> SWITCH —> CLIENT
xxx.xxx.xxx.x ->192.168.1.1->192.168.1.2/192.168.0.1->192.168.0.2-192.168.0.254
MEMULAI SETTING MIKROTIK
Pertama tentukan dahulu nama yang akan digunakan pada masing masing Card Lan yang ada pada Mikrotik.
interface ethernet set ether1 name=Speedy
interface ethernet set ether2 name=Local
Setelah masing masing card lan diberi nama, tentukan IP-nya
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=Speedy
ip address add address=192.168.0.1/24 interface=Local
pemeriksa apakah nama card lan dan ip yang diberikan sudah benar.
ip address print
Kemudian lakukan ping ke masing masing IP tersebut untuk memastikan confogurasi sudah tepat.
Tahapan selanjutnya adalah mengaktifkan fitur PPOE pada Modem ADSL Speedy lewat Mikrotik.
/interface pppoe-client add name=pppoe-user-speedy user=111xxxxxxxxx@telkom.net password=(masukkan pasword speedy) interface=Speedy service-name=internet disabled=no
/ip route add gateway= 125.124.123.1(dapat diketahui dengan command ipconfig pada saat dial speedy via windows)
/ip route print
Setting DNS
/ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-request=yes
/ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=yes
Selanjutnya proses masquerading, untuk penerusan perintah dari routing yang diteruskan ke nat firewall mikrotik untuk proses routing ke semua client yang terhubung.
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
Langkah terakhir, buka winbox, pada menu pppoe pastikan ceklist pada “add default route”
Setelah Proses diatas selesai, lakukan ping ke 202.134.0.155 jika koneksi terhubung artinya Mikrotik telah mengaktifkan Speedy sebagai Gateway Internetnya.
source: primakatung.wordpress.com
Topologi yang digunakan sbb:
INTERNET —> MODEM ADSL —> MIKROTIK —> SWITCH —> CLIENT
xxx.xxx.xxx.x ->192.168.1.1->192.168.1.2/192.168.0.1->192.168.0.2-192.168.0.254
MEMULAI SETTING MIKROTIK
Pertama tentukan dahulu nama yang akan digunakan pada masing masing Card Lan yang ada pada Mikrotik.
interface ethernet set ether1 name=Speedy
interface ethernet set ether2 name=Local
Setelah masing masing card lan diberi nama, tentukan IP-nya
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=Speedy
ip address add address=192.168.0.1/24 interface=Local
pemeriksa apakah nama card lan dan ip yang diberikan sudah benar.
ip address print
Kemudian lakukan ping ke masing masing IP tersebut untuk memastikan confogurasi sudah tepat.
Tahapan selanjutnya adalah mengaktifkan fitur PPOE pada Modem ADSL Speedy lewat Mikrotik.
/interface pppoe-client add name=pppoe-user-speedy user=111xxxxxxxxx@telkom.net password=(masukkan pasword speedy) interface=Speedy service-name=internet disabled=no
/ip route add gateway= 125.124.123.1(dapat diketahui dengan command ipconfig pada saat dial speedy via windows)
/ip route print
Setting DNS
/ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-request=yes
/ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=yes
Selanjutnya proses masquerading, untuk penerusan perintah dari routing yang diteruskan ke nat firewall mikrotik untuk proses routing ke semua client yang terhubung.
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
Langkah terakhir, buka winbox, pada menu pppoe pastikan ceklist pada “add default route”
Setelah Proses diatas selesai, lakukan ping ke 202.134.0.155 jika koneksi terhubung artinya Mikrotik telah mengaktifkan Speedy sebagai Gateway Internetnya.
source: primakatung.wordpress.com
Subscribe to:
Posts (Atom)